Inilah Perbedaan Paspor Biasa dan E-Paspor

Saat ingin bepergian ke luar negeri, maka harus segera membuat paspor. Dokumen resmi ini dikeluarkan oleh pemerintah, yang berisikan identitas pemegangnya. Ada dua jenis paspor di Indonesia, yaitu e-paspor dan paspor biasa. Apa sebenarnya perbedaan kedua jenis paspor tersebut?

Data E-Paspor Lebih Lengkap dengan Adanya Data Biometrik

Pemerintah Indonesia mulai menerbitkan e-paspor sejak tahun 2013. Perbedaan sangat mencolok adalah pada e-paspor disematkan chip khusus. Dengan begitu, mampu menyimpan data yang lebih lengkap, dibandingkan dengan paspor konvensional.

Pada paspor biasanya hanya memuat data pemegangnya saja. Tetapi pada e-paspor menampilkan data yang sangat lengkap, dan juga akurat, antara lain data biometrik. Dimana data tersebut berupa data bentuk wajah pemegang e-paspor, data sidik jari, yang dapat diketahui dengan cara memindainya.

ICAO atau International Civil Aviation Organization adalah pihak yang mengeluarkan ketentuan standar terkait data biometrik yang ada di e-paspor. Ketentuan ini sudah diaplikasikan oleh berbagai negara, seperti Swedia, Selandia Baru, Jepang, Inggris, Malaysia, Amerika Serikat, Australia, dan sebagainya.

E-Paspor Sangat Sulit Dipalsukan

Tingkat keamanan pada e-paspor terhitung sangat tinggi. Hal itu karena keberadaan chip pada e-paspor. Dengan begitu, tidak rentan dengan tindakan pemalsuan. Tidak seperti paspor non elektrik yang lebih rawan terhadap tindakan pemalsuan.

Proses Pengecekan E-Paspor Lebih Cepat

Petugas imigrasi di bandar udara akan mengecek setiap halaman pada paspor  biasa. Sehingga dibutuhkan beberapa waktu untuk proses tersebut. Sedagkan untuk pemeriksaan e-paspor cukup dengan pemindaian saja. Dengan begitu, waktu pemeriksaan paspor lebih singkat.

Lebih Mudah dalam Mendapatkan Visa

Pemegang e-paspor memiliki kesempatan lebih gampang dalam pengajuan visa kunjungan. Kemudahan itu didapatkan karena pemegang e-paspor sudah dilengkapi dengan berbagai data valid dan akurat. Selain itu, lebih memudahkan verifikasi di kedutaan negara yang akan dikunjungi.

Biaya Pembuatan E-Paspor Lebih Mahal                  

Dengan berbagai keunggulan yang diberikan oleh e-paspor, maka sangat berpengaruh terhadap biaya pembuatannya. Setidaknya tarif yang dikenakan hampir dua kali lipat dari biaya pembuatan paspor biasa. Meningkatnya biaya pengurusan paspor tersebut, karena adanya sistem chip pada e-paspor.


Nah, itulah beberapa perbedaan mencolok antara paspor konvensional dan e-paspor. Agar chip pada e-paspor tidak mudah rusak, maka harus ekstra hati-hati dalam penyimpanannya. Karena kalau chip tersebut rusak, maka e-paspor tidak dapat digunakan lagi.

Komentar