Wisata Budaya Di Yogyakarta Memikat Turis Asing

Wisata Budaya Di Yogyakarta Memikat Turis Asing
Wisata Budaya Di Yogyakarta Memikat Turis Asing
Peningkatan kunjungan turis asing ke Kota Yogyakarta terus diupayakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat. Caranya dengan meningkatkan wisata budaya, yang masih menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara. Penasaran ingin menikmati Wisata Budaya Di Yogyakarta? Segera rencanakan perjalanan anda, dengan memilih hotel dan transportasi yang tepat.
Turis Ceko Dan Jepang Menyukai Wisata Budaya Di Yogyakarta

Wisata Budaya Di Yogyakarta Memikat Turis Asing
Turis asing sangat tertarik dengan budaya asli Yogyakarta. Terutama kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah akan terus meningkatkan wisata minat khusus ini, melalui kampung wisata yang telah dikembangkan. Turis yang datang dari Ceko dan Jepang sangat tertarik mengikuti wisata budaya ini.

Wisatawan Jepang menyukai berwisata menyusuri kampung yang berada di bantaran sungai, seperti Sungai Code. Sedangkan wisatawan dari Ceko banyak berkunjung ke Kampung Wisata Dipowinatan. Jumlah kampung wisata di Kota Yogyakarta saat ini, tercatat 18 kampung. Tapi pemerintah siap memberikan fasilitasi dan pendampingan, jika ada masyarakat yang mengusulkan pembentukan kampung wisata baru.

Pemerintah Terus Mengembangkan Wisata Baru

Wisata Budaya Di Yogyakarta Memikat Turis Asing
Sejumlah potensi yang bisa dimunculkan di antaranya, adalah kampung Kauman yang berada di sekitar Keraton Yogyakarta. Kampung tersebut memiliki sejarah dan budaya yang unik. Sehingga bisa menjadi destinasi baru wisata di Yogyakarta.

Pada 2014, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Yogyakarta, tercatat sebanyak 3 juta orang. Sekitar 10 persen adalah wisatawan asing. Peningkatan turis asing akan semakin besar, mengingat pemerintah dengan dinas terkait, terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas wisata. Termasuk mengembangkan berbagai destinasi wisata baru.

Selain mengembangkan kampung wisata, pemerintah akan menambah jadwal pementasan kesenian tradisional, menjadi dua minggu sekali. Termasuk menggelar kesenian di tiap kelurahan. Tindakan ini sebagai upaya mewujudkan kelurahan budaya dan kampung budaya.

Sektor pariwisata masih tetap berperan dalam dunia ekonomi di Kota Yogyakarta. Karena sektor pariwisata ini, memberikan banyak manfaat. Tidak hanya kepada sektor jasa, seperti hotel tetapi juga kepada masyarakat. Selain itu, pariwisata juga mendorong pengembangan kesenian dan kebudayaan tradisional.


Lihat Selengkapnya Informasi Pesawat dan Hotel Di Yogyakarta


Komentar